Jakarta (4/1) – PT Hassana Boga Sejahtera Tbk, merupakan salah satu investee Asiavesta Strategic Investment yang memproduksi MPASI homemade organik dan berbagai jenis makan bayi lainnya, akan melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) pada awal Februari 2023 dengan kode saham NAYZ.

Berdiri sejak 2014, berawal dari bisnis UMKM perseroan terus bertransformasi hingga menjadi perusahaan berskala nasional. Melalui merek dagang NAYZ, perseroan berfokus memproduksi dan memasarkan makanan organik untuk bayi yang bahan bahan bakunya berasal petani Indonesia seperti beras, sayuran, dan sumber protein (daging, ayam dan ikan). Saat ini perseroan memiliki beberapa varian produk antara lain, MPASI organik, bubur beras organik, bubur/tim organik, puding susu, kaldu, dan sereal untuk bayi dan balita.

Perseroan akan menawarkan sebanyak 510 juta saham atau setara 20% dari total modal disetor dan ditempatkan dengan harga penawaran awal yang ditetapkan perseroan sebesar Rp 100 – Rp 120 per saham. Dengan harga tersebut perseroan ditaksir akan mendapatkan dana sebesar Rp 61,20 miliar dari IPO.

Bersamaan dengan IPO, perseroan juga menerbitkan sebanyak 510 juta Waran Seri I yang menyertai saham baru atau sebanyak 25,00% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan saat IPO. Setiap pemegang saham baru akan berhak memperoleh 1 waran seri I dengan harga Rp 125.

Penggunaan Dana IPO

Perseroan akan menggunakan dana IPO sebesar Rp 4,21 miliar untuk belanja modal berupa pelunasan pembelian tanah yang berlokasi di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Tanah tersebut akan digunakan untuk pembangunan pabrik. Transaksi pelunasan pembelian tanah direncanakan akan dilakukan pada Kuartal I 2023.

Lalu, sebesar Rp 30 miliar akan digunakan untuk belanja modal berupa pembangunan pabrik, pembelian mesin dan peralatan pabrik yang akan mulai dilakukan pada Kuartal IV 2023. Dan sisanya perseroan akan menggunakan dana IPO untuk modal kerja seperti pembelian bahan baku, marketing dan promosi, dan biaya operasional perusahaan.

Sedangkan dana yang diperoleh dari Pelaksanaan Waran Seri I seluruhnya akan digunakan untuk biaya operasional, pembelian bahan baku, biaya distribusi, marketing dan promosi.

Jadwal IPO

Hassana Boga Sejahtera dijadwalkan melantai di bursa pada 2 Februari 2023. Sementara itu, perseroan memulai periode penawaran awalnya sejak 2 Januari hingga 11 Januari 2023.

Tanggal efektif diperkirakan akan didapat pada 24 Januari 2023. Kemudian, masa penawaran umum akan digelar pada 26 Januari hingga 31 Januari 2023. Lalu, tanggal penjatahan dan distribusi secara elektronik akan berlangsung pada 31 Januari dan 1 Februari 2023.

Untuk informasi detail lainnya mengenai perseroan silakan kunjungi halaman prospektus perseroan di sini.