Jakarta, 28 Februari 2023 – Kurangnya asupan gizi sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak alias stunting masih menjadi salah satu permasalahan serius di tanah air. Tercatat berdasarkan hasil survei, angka stunting tahun 2022 di Indonesia masih 21,6 persen.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun menargetkan penurunan angka stunting di Indonesia sebesar 3,8 persen per tahun. Hal ini dilakukan agar target percepatan penurunan stunting 14 persen di 2024 yang telah ditetapkan Presiden Joko Widodo dapat tercapai.
Presiden juga menyampaikan beberapa hal penting mengenai pencegahan stunting pada Rakernas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Rabu (25/1/2023), salah satunya, Presiden berpesan untuk memberikan protein alami seperti telur dan ikan kepada bayi, bukan makanan ultra proses seperti biskuit.
Sejalan dengan target tersebut, PT Hassana Boga Sejahtera Tbk. (“Perseroan”, BEI: NAYZ), hadir sebagai salah satu perusahaan makanan bayi yang juga berperan dalam mengentaskan permasalahan stunting di Indonesia.
Direktur Utama Perseroan Lutfiel Hakim mengatakan, NAYZ telah menyelesaikan relayout dan penambahan mesin di pabrik existing yang berlokasi di Taman Tekno, Tangerang Selatan. Di tahun 2023 ini Perseroan siap memproduksi lebih dari Rp 100 Miliar pertahun dari sebelumnya hanya maksimal Rp 37 Miliar per tahun, nilai ini naik lebih dari 100% dari nilai penjualan tahun sebelumnya.
NAYZ juga sedang menjajaki salah satu proyek dengan nilai yang cukup signifikan, dan dalam waktu dekat NAYZ bekerja sama dengan salah satu BUMN akan membuka Warung Gizi yang memberdayakan para UKM-UKM binaannya.
NAYZ kini terus aktif membantu Pemerintah dalam mencegah stunting, bekerjasama dengan Puskesmas, Posyandu, organisasi, komunitas ibu-ibu, hingga sosialisasi gizi dan nutrisi anak melalui beberapa webinar bersama dokter dan praktisi gizi, rutin digelar.
Lutfiel menambahkan bagaimana Nayz Bubur MPASI sukses membantu menyelesaikan masalah stunting. “Di NTT, salah satu proyek NAYZ yang bekerjasama dengan Dompet Duafa, produk NAYZ digunakan oleh dokter yang sedang bertugas di sana untuk menangani stunting. Hasilnya luar biasa, anak-anak mereka tumbuh sehat, dari gizi buruk menjadi gizi kurang, sampai akhirnya menjadi gizi baik”.
Produk Nayz telah memenuhi kualitas 4 bintang (karbohidrat, protein hewani, protein nabati dan serat) karena berbahan baku beras dan sayur organik, protein hewani seperti daging sapi dan ikan, serta penambahan premix sebagai pelengkap micronutrient, dan jauh dari kategori makanan ultra proses, sehingga Nayz bisa menjadi pilihan untuk ibu yang memiliki anak usia 6 sampai 24 bulan.
Selain itu, melalui kampanye “Gerakan 30 Menit Mommy Memasak”, NAYZ juga mengajak ibu-ibu untuk kembali meluangkan waktu dan memasak untuk anak. “Cukup dengan 30 menit, kebutuhan nutrisi, gizi, kasih sayang dan cinta seorang ibu untuk si kecil bisa terpenuhi,” tutup Lutfiel.
